PEMETAAN DAN ANALISIS GEOMETRI SESAR MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DI SELENGEN LOMBOK UTARA
DOI:
10.29303/ipr.v4i1.76Downloads
Abstract
Aktivitas sesar merupakan faktor utama terjadinya gempa bumi seperti yang terjadi di Pulau Lombok. Sesar diduga banyak terdapat di Wilayah Lombok, baik sesar skala mayor maupun sesar minor. Oleh karena itu perlu dilakukan pemetaan keberadaan sesar dan analisis geometrinya, sehingga resiko bahaya dapat dimitigasi sebelum gempa khususnya di Kayangan Lombok Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan sesar dan menganalisis geometrinya di Desa Selengen Kayangan Lombok Utara. Metode yang digunakan adalah metode Geolistrik 2D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sesar yang terdapat di Desa Selengan adalah sesar mikro membentuk garis melalui rekahan yang tersingkap memanjang ke arah Timur Laut. Geometri rata-rata sesar: lebar 15,8 m, kedalaman 16,8 m dan Strike  Dip  Timur Laut (N37E/77). Penelitian selanjutnya akan dikaji tingkat kerawanan dan potensi likuifaksi dengan wilayah yang lebih luas menggunakan metode lain.Keywords:
Faults Geoelectric 2D Geometry SelengenReferences
Heru Sri Naryanto. (2018). Analisis Patahan Bawah Permukaan Dari Pengukuran Geolistrik Untuk Antisipasi Bencana Gempa Di Kabupaten Grobokan. Tanggerang: Jurnal Alami (e-ISSN: 2548-8635), Vol. 2, No.2. BPPT
Gumilar Utamas Nugraha, (2014), Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wanner untuk Menganalisis Aliran Rembesan (Seepage) di Bendungan Alam Wae Ela, Ambon, Skripsi, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Uinversitas Pedidikan Indonesia.
Fuji-ta, K. and O. Ikuta. (2000). Resistivity Structure of The Central Part of The Yamasaki Fault Studied By The Multiple Electrodes Resistivity Method. Earth Planets Space, 52: 567-571. Tersedia di http://terrapub.co.jp/journals/EPS/
Syamsuddin, Lantu, Muh. Altin Massinai, dan Syaeful Akbar (2012), Identifikasi Sesar Bawah Permukaan Dengan Menggunakan Metoda Geolistrik Konfigurasi Wenner Di Sekitar Das Jene’berang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, POSITRON, Vol. II, No. 2, Hal. 33-39
Jefriyanto Utiya, As’ari, Seni HJ Tongkukut. (2015). Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wanner–Schlumberger Dan Konfigurasi Dipole–Dipole Untuk Identifikasi Patahan Manado Di Kecamatan Naaldua Kota Manado. Manado: UNSRAT.
Faisal Mamonto, As’ari, Ferdy, (2016), Identifikasi Patahan Manado Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner-Schlumberger di Desa Watutumou II Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Jurnal Ilmiah Sains Vol. 16 No. 2, Oktober.
Hiden Hiden, Kirbani Sri Brotopuspito, Danang Sri Hadmoko, Franck Lavigne, Kim Boilot Airaksinen, Bachtiar W. Mutaqin, Nugroho D. Hananto, Lina Handayani, Yayat Sudrajat, and Wiwit Suryanto (2017). The Isopach Mapping Of Volcanic Deposits of Mount Samalas 1257 AD Based On The Values of Resistivity And Physical Properties. Geosciences, 7, 67; doi:10.3390/geosciences7030067
Hiden, Kirbani SB, Wiwit S, Danang SH. (2019). Analisis Dan Pemodelan Inversi Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Nilai Gravitasi Pulau Lombok. Indonesian Physical Review, vol 2 No. 1, DOI: 10.29303/ipr.v2i1.18 http://ipr.unram.ac.id/index.php/ipr/issue/view/2/showToc.
van der Pluijm, B.A. & S. Marshak. (1955). Earth Structure: An Introduction to Structural Geology and Tectonics (ed.). New York: W.W. Norton & Company, Inc.
Telford, W.M., Geldart, L.P. and Sheriff, R.E., (1990). Applied Geophysics: Second Editon, Cambridge University Press, USA.
Mangga, Amirudin, Suwarti, Gafoer, Sidarto. 1994. Peta Geologi Pulau Lombok. Dinas Pertambangan Mataram: Indonesia.
License
Copyright (c) 2021 Indonesian Physical Review

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain the copyright to their work and grant Indonesian Physical Review a non-exclusive right of first publication. All articles are published under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Authors retain their publishing rights without restrictions and may distribute, deposit, or reuse the published version of their work, provided that its initial publication in Indonesian Physical Review is properly acknowledged. Indonesian Physical Review does not require authors to transfer copyright to the journal or publisher.

